Etika Bisnis untuk Keberlanjutan (Sem.3/SDM/MM) 25-26

Etika bisnis untuk keberlanjutan adalah penerapan prinsip moral dalam operasional perusahaan untuk mencapai keuntungan jangka panjang sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Ini melibatkan kejujuran, tanggung jawab sosial (CSR), transparansi, dan kepatuhan hukum untuk membangun kepercayaan, reputasi, serta meminimalisir risiko. [1, 2, 3, 4]

Perubahan dan Pengembangan Organisasi* (Sem.3/SDM/MM) 25-26)

Perubahan dan pengembangan organisasi adalah proses transformatif organisasi untuk beradaptasi dan meningkatkan kinerja dalam lingkungan yang dinamis, yang dipicu oleh faktor internal maupun eksternal. Perubahan dapat terjadi tiba-tiba atau bertahap, menyangkut struktur, budaya, proses, dan teknologi. Pengembangan organisasi (PO) adalah pendekatan sistematis dan terencana untuk peningkatan berkelanjutan di seluruh organisasi, sementara manajemen perubahan lebih fokus pada penerapan perubahan spesifik. 

Inovasi Kepemimpinan untuk Keberlanjutan* (Sem.3/SDM/MM) 25-26

Inovasi kepemimpinan untuk keberlanjutan melibatkan penerapan gaya kepemimpinan adaptif dan transformasional yang berfokus pada visi jangka panjang, keseimbangan ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta pemanfaatan teknologi. Inovasi ini mendorong pengembangan strategi dan solusi berkelanjutan, seperti penggunaan energi terbarukan dan pengurangan emisi, sambil memastikan kesejahteraan karyawan dan masyarakat serta menciptakan budaya inovasi di dalam organisasi.